KEGAGALAN
segelincir orang mengatakan
kegagalan adalah sebuah permulaan
cobalah kita juga berpandangan
tidak menafik akan hukuman
akan sebuah kekurangan
sekarang renung dimana diposisikan
berdoa seraya berserah pada Tuhan
kemudian sewajarnya kita sebagai insan
memohon kekuatan
dikala kita di permulaan
memohon ampunan
dikala kita di kekurangan
(karya : dian a. noor)
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/kegagalan-2.html#ixzz1jXp2kDC5
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
JERITKU
entah bagaimana ku memulai ini..
entah atas apa ku memilih ini..
dan entah kenapa aku berada disini..
setelah sekian lama kisah ini terjadi kini ku mulai menyadari kebodohanku..
di keheningan malam ku selalu menanti tangan keajaiban tuhan ..
mengembalikan kamu untk tetap menjadi milikku seutuh’y..
tuhan ..
dengarkan jerit hatiku , keadaan ini sangat menyiksa batinku.,
aaaaahhhhh
inginku memberontk pergi meninggalkan segalanya..
jika cinta itu memang indah..
knpa engkau berikan ku pada bagian yg pahit.
sungguh tidak adil bagiku..
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/jeritku.html#ixzz1jXpKOtYD
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
ecerah matahari ku titipkan kasih buatmu..
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/ku-korbankan-hatiku.html#ixzz1jXpjeosW
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Terdengar suara rintihan,
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/doa-yang-tak-terkabul.html#ixzz1jXq28qqg
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/rayuan-biru.html#ixzz1jXqJhEAJ
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
entah atas apa ku memilih ini..
dan entah kenapa aku berada disini..
setelah sekian lama kisah ini terjadi kini ku mulai menyadari kebodohanku..
di keheningan malam ku selalu menanti tangan keajaiban tuhan ..
mengembalikan kamu untk tetap menjadi milikku seutuh’y..
tuhan ..
dengarkan jerit hatiku , keadaan ini sangat menyiksa batinku.,
aaaaahhhhh
inginku memberontk pergi meninggalkan segalanya..
jika cinta itu memang indah..
knpa engkau berikan ku pada bagian yg pahit.
sungguh tidak adil bagiku..
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/jeritku.html#ixzz1jXpKOtYD
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Ku Korbankan Hatiku
ecerah matahari ku titipkan kasih buatmu..
semoga kamu sihat wal’afiat…
jiakalau kamu tidak mengingatiku merinduiku
tidak mengapalah..
aku mengerti.. aku tau.. aku sedar siapalah aku ini yg sebenarnya
aku sentiasa menunggu panggilanmu sayangku
sayangku kasihku akan kusematkan di dalam hati
walau pun kamu udah mencintai yg lain
sebetulnya aku sangat sedih
tetapi tidak mengapalah
asalkan kamu bahagia dgn die
pikatlah dia supaya dia menyukai kamu
aku amat mencintaimu
ku korbankan hatiku hanya untukmu
terima kasih ku ucapkan
kerna kamu telah membahagiakanku…
Penulis : Seri Puteh (FARLISA)
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/ku-korbankan-hatiku.html#ixzz1jXpjeosW
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Doa yang tak terkabul
Terdengar suara rintihan,
Begitu pilu dan mengharukan,
Sesosok pohon tua ditaman,
Dialah sang penyebar suara,
Air matanya keluar dari sela-sela ranting,
Pohon tua itu hampir tumbang,
Karena batangnya dimakan rayap,
Dan sudah lapuk pula,
Daunnya mulai berguguran,
Dan tak mampu tuk berbuah lagi,
Dengan nada lirih,
Dia berdoa pada sang tuhan,
Meminta supaya kelak dia berguna setelah mati,
Begitu malang nasibnya,
Alam mulai tak bersahabat lagi,
Angin badai dengan angkuh menghantam,
Disertai hujan lebat yang mengguyurinya,
Sang pohon tua mencoba bertahan,
Dengan sepenuh semangat dan kegigihannya,
Tapi apalah daya,
Dia tak sekuat dulu lagi,
Dia mulai roboh,
Tubuhnya menimpa keindahan taman,
Bukan karena doanya tak terkabul,
Atau memang itu takdirnya,
Keesokan hari,
Dia dibakar tanpa alasan yang jelas,
Menjadi abu,
Dan dihempaskan angin tanpa tersisa,
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/doa-yang-tak-terkabul.html#ixzz1jXq28qqg
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Rayuan Biru
Ada rindu terpendam
dalam dadaku
membekas, sejak perpandangan
menggumpal
melumatkan fikiran
akhirnya tak karuan,
aku tersungkur..lalu merangkak
mengejar bayang bayang
ada rindu terpendam
melekat, sejak persenyuman
terpana
menghentikan waktu
ah..aku terlena keadaan…
Keadaan yang bagaimana..?
Mestinya bagaimana..?
Apakah aku harus menunggu
biarlah hujan menyirami
biarlah seribu tangan menahanku
gila..! Aku jadi cengeng
penakut…penurut, tak punya hidup
mestinya bagaimana..?
Apakah maju terus
menahan terjangan badai
memaksa bertekuk lutut
edan..!, aku jadi jagoan
kembang kembang jadi penonton
takut bunganya aku cabut
burung merak jadi mencorong
takut bulunya ku buat pena
deru angin jadi membisu
takut ku buat prosa biru
hatiku juga takut
jadi pendusta seumur hidup
gila..!, mestinya aku harus jadi aku sendiri..!
aku tersenyum
aku buang jauh jauh Rayuan itu.
dalam dadaku
membekas, sejak perpandangan
menggumpal
melumatkan fikiran
akhirnya tak karuan,
aku tersungkur..lalu merangkak
mengejar bayang bayang
ada rindu terpendam
melekat, sejak persenyuman
terpana
menghentikan waktu
ah..aku terlena keadaan…
Keadaan yang bagaimana..?
Mestinya bagaimana..?
Apakah aku harus menunggu
biarlah hujan menyirami
biarlah seribu tangan menahanku
gila..! Aku jadi cengeng
penakut…penurut, tak punya hidup
mestinya bagaimana..?
Apakah maju terus
menahan terjangan badai
memaksa bertekuk lutut
edan..!, aku jadi jagoan
kembang kembang jadi penonton
takut bunganya aku cabut
burung merak jadi mencorong
takut bulunya ku buat pena
deru angin jadi membisu
takut ku buat prosa biru
hatiku juga takut
jadi pendusta seumur hidup
gila..!, mestinya aku harus jadi aku sendiri..!
aku tersenyum
aku buang jauh jauh Rayuan itu.
Karya : Rasull abidin, 13 Jan 2012
Laut jawa
Laut jawa
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/rayuan-biru.html#ixzz1jXqJhEAJ
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.